Dampak Covid-19 Terhadap Pendapatan Petani Padi Menurut Perspektif Ekonomi Islam di Desa Saleh Agung
Diana Ariyesa / 201801031 - Personal Name
Covid 19 adalah sebuah penyakit menular yang menyerang sistem pernapasan manusia, juga berdampak pada pekerja bebas disektor pertanian serta non pertanian ataupun pekerja serabutan yang hanya bisa bekerja bila ada permintaan bekerja. Permasalahan yang menjadi pembahasan pada penelitian ini adalah bagaimana dampak pandemi covid 19 terhadap pendapatan petani dalam perspektif ekonomi islam.
Penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan metode interview, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dampak dari covid 19 terhadap pertanian ialah susahnya mendapatkan pupuk, akibat kelangkaan tersebut harga pupuk melonjak naik, yang berakibat pada turunya pendapatan petani di Desa Saleh Agung, ditambah lagi dengan kondisi cuaca yang tidak stabil yang dapat mengakibatkan hama dan penyakit padi, sehingga mengakibatkan pendapatan petani padi di Desa Saleh Agung mengalami penurunan. sebelum covid pendapatan petani mecapai sebanyak 6 ton atau lebih, atau 85 hingga 90 karung seberat 70 kilogram. Sementara saat covid 19 melanda petani hanya mendapatkan sekitar 4 hingga 4,5 ton padi dengan bobot bervariasi, rata-rata 60 hingga 65 kilogram, paling sedikit 2 ton atau 30 karung . saat adanya covid 19 menimbulkan adanya inovasi baru berupa penggilangan keliling yang lebih efektif dan mempermudah masyarakat untuk bertransaksi.
Penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan metode interview, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dampak dari covid 19 terhadap pertanian ialah susahnya mendapatkan pupuk, akibat kelangkaan tersebut harga pupuk melonjak naik, yang berakibat pada turunya pendapatan petani di Desa Saleh Agung, ditambah lagi dengan kondisi cuaca yang tidak stabil yang dapat mengakibatkan hama dan penyakit padi, sehingga mengakibatkan pendapatan petani padi di Desa Saleh Agung mengalami penurunan. sebelum covid pendapatan petani mecapai sebanyak 6 ton atau lebih, atau 85 hingga 90 karung seberat 70 kilogram. Sementara saat covid 19 melanda petani hanya mendapatkan sekitar 4 hingga 4,5 ton padi dengan bobot bervariasi, rata-rata 60 hingga 65 kilogram, paling sedikit 2 ton atau 30 karung . saat adanya covid 19 menimbulkan adanya inovasi baru berupa penggilangan keliling yang lebih efektif dan mempermudah masyarakat untuk bertransaksi.
Availability
| SKR01202208 | SKR/2022/08 | My Library | Available |
Detail Information
Series Title
-
Call Number
SKR/2022/08
Publisher
STEBIS IGM : Palembang., 2022
Collation
82 hlm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Detail Information
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
No other version available
